Kehadiran toko buku menjadi bagian penting dalam bagian dari upaya mencerdaskan bangsa. Demikian pula dengan Toko Buku BPK Gunung Mulia yang akan memasuki usia 74 tahun. Dalam masa pandemi akibat Covid-19 ini, Toko Buku BPK Gunung Mulia tetap hadir untuk melayani kebutuhan masyarakat, khususnya umat kristiani.

Dalam upaya turut menggerakkan roda perekonomian dan mencegah penyebaran Covid-19, Toko Buku BPK Gunung Mulia menerapkan protokol kesehatan dalam menjaga lingkungan toko agar tetap aman dan bebas Covid-19 dengan penyemprotan. Seluruh karyawan dan pramuniaga mengenakan masker dan atau dilengkapi dengan face shield. Di tempat kasir juga dilengkapi dengan pembatas transparan. Sementara, kepada pengunjung juga disediakan sabun dan tempat cuci tangan, hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun, serta wajib memakai masker.

Upaya Toko Buku BPK Gunung Mulia ini mendapat apresiasi dari pengunjung. Salah satunya diungkapkan oleh Sally. Guru Sekolah Minggu dari GMIS Mahanaim, Jakarta ini datang bersama Mela untuk berbelanja buku-buku dan kebutuhan Sekolah Minggu lainnya. “Bagus. Aman karena pas masuk dicek suhu, terus pakai hand sanitizer. Di sini juga gak penuh orang, jadi merasa aman,” ujar Sally sambil tersenyum.

Hal senada disampaikan oleh Beno dari Tanjung Priok, Jakarta. Menurutnya, protokol kesehatan ini sudah umum dan wajar seperti di tempat-tempat lain untuk menjaga keamanan dan kesehatan bersama. Pria yang mengaku jarang ke toko buku ini merasa senang dengan keberadaan Toko Buku BPK Gunung Mulia. “Bagus, banyak buku terutama yang berkaitan dengan iman Kristen. Jadi tertarik mau ke sini lagi. Tadi kebetulan lewat, mau menjemput teman, mampir beli buku. Banyak bukunya, jadi kita senang,” ungkapnya. (Gie)