Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili (PGLII) sebagai bagian tak terpisahkan dari NKRI mengambil peran untuk meringankan masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Melalui Tim Nasional PGLII Peduli Wabah Covid-19, Pengurus Pusat PGLII melakukan Gerakan Kasih kepada sesama dengan menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), masker, sembako, dana, nasi bungkus, dan kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut disalurkan ke rumah sakit, pondok pesantren, asrama mahasiswa, kampus sekolah tinggi teologi, serta komunitas lain dan masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Nasional Gerakan Kasih PGLII, Deddy A. Madong, S.H., M.A.

Selain itu, Tim Nasional Gerakan Kasih PGLII juga membantu pengadakan nasi bungkus. Sepanjang bulan Ramadhan, setiap hari disediakan 100 paket nasi + air minum yang dibagikan pada sore untuk warga yang akan berbuka puasa. Menjelang akhir Ramadhan, Tim Nasional Gerakan Kasih PGLII juga menggandeng BPK Gunung Mulia dan majalah INSPIRASI (diterbitkan BPK Gunung Mulia) untuk membagikan paket nasi dan air minum.

Seratus paket tersebut diterima oleh Robby Repi, Pemimpin Redaksi majalah INSPIRASI. Tanpa menunggu lama, dengan dibantu rekan redaksi dan staf toko, paket itu pun dibagikan kepada sejumlah petugas keamanan, pengemudi ojek online, sopir taksi, tukang parkir, pemulung, pedagang kopi dan gorengan, serta pejalan kaki yang melintas di sepanjang jalan Kwitang, Jakarta (21/5).

Aksi kepedulian kecil ini diharapkan dapat menjalin silaturahmi dan meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Bersama kita dapat mengatasi krisis yang melanda dunia dan bangsa kita saat ini. (*)