Judul                                     : PAK PEMBEBASAN, HUMANISASI SEJATI ANAK DISABILITAS

Subjudul                              : Pola Pendidikan Pembebasan Bagi Anak Tunagrahita

Penulis                                 : Dr. Lourine S. Joseph, M.Th.

ISBN                                    : 978-602-231-476-9

Penerbit                              : BPK Gunung Mulia

Kata Pengantar

Bab I: DASAR DAN BENTUK PAK PEMBEBASAN

Bab II: HAKIKAT KEMANUSIAAN ANAK DISABILITAS

Bab III: HAKIKAT PAK PEMBEBASAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA

Bab IV: POLA PENGEMBANGAN PAK PEMBEBASAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA

Bab V: PAK PEMBEBASAN SEBAGAI JALAN HUMANISASI SEJATI

Bab VI: CATATAN PENUTUP

Daftar Pustaka

Isi Buku

  1. Maksud dan Tujuan Buku

Anak-anak di Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan Pendidikan Agama Kristen, karena mereka sudah mulai berkenalan dengan PAK sejak dari rumah, sekolah, maupun gereja. Namun, bagi anak-anak Tunagrahita, mengenal, mengerti dan memahami Pendidikan Agama Kristen sangatlah sulit. Akibatnya, mereka pun jadi hidup menyendiri, memiliki relasi sosial yang sangat terbatas, ruang komunikasi dan dialog pun sulit.

Namun, di tengah berbagai kesulitan yang dimiliki anak tunagrahita, penulis melihat adanya keselarasan yang dapat dijalin antara dunia anak tunagrahita dan Pendidikan Agama Kristen. Karena itu, melalui buku PAK Pembebasan, Humanisasi Sejati Anak Disabilitas: Pola Pendidikan Pembebasan bagi Anak Tunagrahita ini, penulis hendak menggugah pemikiran setiap pendidik, khususnya pengajar PAK, untuk merealisasikan cita-cita dan tujuan PAK bagi anak disabilitas yaitu membebaskan mereka dari determinasi akibat kelemahan, keterbatasan, ketakutan, dan keterasingan sehingga mereka dapat menjadi manusia yang bebas dan merdeka. PAK Pembebasan berusaha membuka jalan baru demi pembaruan budi manusia agar tergerak hatinya, mau peduli, dan memberi pertolongan bagi mereka yang lemah dan tidak berdaya karena ketunaan mereka.

  1. Rangkuman isi Buku

Bagian pertama buku ini, penulis berusaha mengajak pembaca melihat perjalanan penulis, yaitu saat penulis terinspirasi untuk meramu dan menyatukan pemikiran-pemikiran tentang PAK pembebasan sebagai jalan humanisasi bagi anak disabilitas. Pemikiran-pemikiran penulis bersifat refleksi terhadap kehidupan dunia anak-anak, termasuk di dalamnya anak disabilitas.

Bagian kedua buku ini memberikan ringkasan isi buku agar lebih mudah dipahami oleh pembaca. Kemudian, bagian ketiga buku ini secara faktual melihat sinergitas PAK Pembebasan bagi anak-anak bangsa yang sedang bergumul dengan penderitaan, kebodohan, keterbelakangan, dan dehumanisasi dalam menciptakan anak-anak bangsa yang bermartabat dan humanis. Pada bagian keempat dan kelima, penulis mencoba menawarkan beberapa pola yang dapat diterapkan untuk mengembangkan PAK Pembebasan.

Backcover

Anak penyandang disabilitas sangat berbeda dari anak lainnya, baik dari segi intelektual, sikap, dan perilakunya. Ciri ini kadang-kadang membuat mereka merasa malu untuk berelasi, berkomunikasi, bahkan melibatkan diri di tengah realitas yang dijalani. Mereka lebih banyak memilih hidup menyendiri atau mengisolasikan diri dari kehidupan sosial.

Buku ini menggagas suatu Pendidikan Agama Kristen (PAK) Pembebasan bagi anak penyandang tunagrahita, yang bertujuan membebaskan mereka dari determinasi akibat kelemahan, keterbatasan, ketakutan, keterasingan mereka, serta mengubah mereka menjadi manusia yang bebas, merdeka, demi pembebasan sejati. PAK Pembebasan berusaha membuka jalan baru demi pembaharuan budi bagi para pengajar dan siapa saja yang terbebani, agar tergerak hati memberi pertolongan bagi mereka yang lemah dan tidak berdaya karena ketunaannya. Permasalahan anak penyandang disabilitas membutuhkan solusi strategis dan penanganan yang serius oleh pendidik agama Kristen, juga para praktisi PAK.

Guru dan praktisi PAK memegang peranan penting demi pembebasan anak penyandang disabilitas. Dengan cara dan bentuk penanganan yang baik bagi anak disabilitas, guru bisa mengupayakan pembebasan sejati bagi mereka. Buku ini membantu guru dan praktisi PAK dalam membantu anak-anak penyandang tunagrahita menyadari diri sebagai ciptaan Allah yang sempurna, yang segambar dan serupa dengan Allah. Melalui PAK dan proses penyadaran yang kritis, anak-anak itu dapat merefleksikan kuasa dan karya pembebasan Allah yang telah menciptakan mereka sempurna di hadapan-Nya.

Bagi para mahasiswa calon guru PAK, buku ini juga bisa menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan materi PAK bagi anak-anak disabilitas, secara khusus tunagrahita, tetapi perlu juga dilengkapi dengan kemampuan ilmu Pendidikan Agama Kristen dan teologi, bahkan secara khusus ilmu pendidikan luar biasa.