TITIK AWAL TEOLOGI PERSAHABATAN

TITIK AWAL TEOLOGI PERSAHABATAN

Bagaimana jika persahabatan bukan sekadar hubungan antar manusia, tetapi juga menjadi titik awal  untuk memahami teologi?

Persahabatan mungkin menjadi bagian yang begitu dekat dengan kehidupan kita. Kita berbagi cerita dengan sahabat, saling mendukung ketikan menghadapi kesulitan, bahkan menemukan seseorang yang dapat berjalan bersama dalam berbagai proses kehidupan. Namun, pernahkah kita melihat persahabatan bukan hanya sebagai hubungan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan iman?

Pertanyaan tersebut menjadi salah satu titik berangkat dalam buku Titik Awal Teologi Persahabatan karya Joas Adiprasetya.

Buku ini berawal dari pengalaman penulis ketika menjadi pembawa materi tentang kepemimpinan Kristiani dalam sebuah acara. Dari berbagai respons yang muncul, penulis kemudian menemukan adanya ketertarikan untuk mendalami tema tentang ’’sahabat”, terutama bagaimana persahabatan dapat memperluas pemahaman kita mengenai kepemimpinan.

Melihat Persahabatan dari Perspektif Teologi

Titik Awal Teologi Persahabatan terdiri atas dua bagian besar. Bagian pertama membahas perkembangan pemikiran mengenai persahabatan dalam Kekristenan, termasuk bagaimana konsep persahabatan mengalami proses yang panjang dan kompleks. Pembahasan kemudian berlanjut pada upaya memahami kembali atau melakukan reinterpretasi terhadap persahabatan dalam konteks yang berbeda-beda. Pada bagian kedua, pembahasan diarahkan pada gagasan seputar Allah Trinitas sebagai Allah Persahabatan serta tugas dan peran gereja dalam persahabatan.

Dengan demikian, persahabatan dalam buku ini tidak dilihat hanya sebagai hubungan antara satu orang dengan orang lain. Persahabatan juga ditempatkan dalam ruang refleksi teologis dan kehidupan bergereja.

Ketika Persahabatan Menjadi Sebuah Refleksi

Buku ini ditulis bukan hanya sebagai kajian pemikiran teologis mengenai persahabatan. Di dalamnya juga terdapat refleksi yang lahir dari pengalaman penulis dalam menjalani persahabatan selama beberapa tahun terakhir.

Hal tersebut membuat tema persahabatan dalam buku ini menjadi dekat dengan kehidupan sehari-hari. Persahabatan dapat menjadi ruang untuk belajar mengenal, memahami, mendampingi, dan berjalan bersama dengan orang lain.

Pada akhirnya Titik Awal Teologi Persahabatan mengajak pembaca untuk melihat kembali arti persahabatan, bukan hanya sebagai relasi personal, tetapi juga sebagai bagian dari refleksi iman dan kehidupan bersama.

Segera Dapatkan Bukunya!

Ingin mendalami lebih jauh bagaimana persahabatan dapat dipahami dalam perspektif teologi dan kehidupan gereja?

Titik Awal Teologi Persahabatan karya Joas Adiprasetya kini hadir dalam program pre-order dengan diskon 25%. 

Buku ini bisa di order melalui link:

https://bit.ly/Preorder-TeolPersahabatan

Jangan lewatkan kesempatan pre-order dan dapatkan bukunya dengan harga khusus.

Informasi Pemesanan:

Marketing - 0821 2522 3026
Imel - 0877 8516 1699

Kembali ke blog

Tulis komentar