Langsung ke informasi produk
1 dari 1

bpkgunungmulia

Jogja, Filsafat, Kampus Kerakyatan

Jogja, Filsafat, Kampus Kerakyatan

Harga reguler Rp 0,00 IDR
Harga reguler Harga obral Rp 0,00 IDR
Obral Habis
Jumlah

Kategori                : Buku Umum

Judul                     : Jogja, Filsafat, Kampus Kerakyatan

Penulis                  :  Mulyadi J. Amalik, dkk.

Opini Pembuka     :  Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum

Penerbit                : BPK Gunung Mulia

Buku Baru             : 2026

Ukuran                  : 14,5 x 21 cm

Tebal                     : 272 halaman

Sampul                 : AC 230

Kertas                   : HVS 70

 

Filsuf Jerman Martin Heidegger bahkan menyatakan bahwa bahasa puisi merupakan salah satu cara paling autentik bagi manusia untuk mengungkapkan kebenaran keberadaannya. Sementara itu, Paul Ricoeur menunjukkan bahwa metafora dalam karya sastra memiliki kemampuan membuka horizon pemaknaan baru yang sering kali tidak dapat dijangkau oleh bahasa ilmiah yang ketat. Dalam konteks ini, pemikiran filsafat dapat menjadi fondasi yang memperkaya kandungan makna puisi. Sebaliknya, puisi dapat membantu filsafat tetap dekat dengan pengalaman konkret manusia. Filsafat tanpa sentuhan estetik berisiko menjadi terlalu abstrak dan jauh dari kehidupan. Sebaliknya, puisi tanpa refleksi yang mendalam dapat kehilangan daya transformasinya.

Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum.— Dekan Fakultas Filsafat UGM

 

Antologi puisi ini lahir dari rahim yang bernama Fakultas Filsafat. Sebuah tempat yang secara akademik mengajarkan berpikir sistematis, tetapi secara kultural justru membiarkan warganya menulis dengan sangat tidak sistematis. Di sinilah orang bisa bicara apa saja, lalu menuliskan puisi tentang cinta, Tuhan, kampus, rakyat, Merapi, sampai… hal-hal yang kalau dibaca sekilas bikin dahi berkerut, lalu setelah direnungi sebentar bikin ngakak sendiri: “Oh, pantes anak filsafat.”

Aryaning Arya Kresna— Ketua Umum KAGAMA Fakultas Filsafat UGM

Lihat detail lengkap