bpkgunungmulia
Rumput Laut & Keadilan
Rumput Laut & Keadilan
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Judul : Rumput Laut & Keadilan
Subjudul : Teologi Publik, Hilirisasi, dan Masa Depan Alor
Penulis : Teguh Lamentur Takalapeta
Tebal : 172 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Buku ini berangkat dari satu kegelisahan sederhana: untuk siapa sebenarnya pembangunan dilakukan? Di Alor, pertanyaan itu membawa penulis ke laut. Sebab, di balik setiap kilogram rumput laut yang dipanen, dikeringkan, dan dijual, ada keluarga yang menggantungkan biaya hidup, pendidikan anak, kesehatan, dan harapan masa depan pada laut.
Rumput Laut dan Keadilan mengajak pembaca untuk melihat pembangunan dari kehidupan masyarakat pesisir. Dari persoalan harga, pasar, bibit, kebijakan, teknologi, lingkungan, budaya, hingga posisi tawar petani, buku ini menunjukkan bahwa bertambahnya nilai sebuah komoditas tidak dengan sendirinya membuat kehidupan orang yang menghasilkannya menjadi lebih sejahtera. Dari pengalaman konkret itulah pembahasan bergerak menuju teologi publik, keadilan ekologis, hilirisasi, dan masa depan Alor.
Buku ini tidak ditulis untuk menolak industri atau hilirisasi. Sebaliknya, ia menawarkan gagasan hilirisasi relasional: pembangunan yang bukan hanya menambah nilai komoditas, tetapi juga memperbaiki hubungan antara petani dan pasar, masyarakat dan pemerintah, industri dan daerah penghasil, serta manusia dan laut. Pada akhirnya, pertanyaan pembangunan bukan hanya berapa banyak nilai yang dapat ditambahkan, melainkan: ketika nilai sebuah komoditas bertambah, apakah nilai kehidupan orang yang menghasilkannya juga ikut bertambah?
Share
