bpkgunungmulia
Teologi Liturgi Gereja Kristen Injili di Tanah Papua
Teologi Liturgi Gereja Kristen Injili di Tanah Papua
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Kategori : Buku Rohani
Judul : Teologi Liturgi
Subjudul : Penerapannya dalam Praksis Gereja Kristen Injili di Tanah Papua
Penulis : Anthon Rumbewas
Penerbit : BPK Gunung Mulia
Buku Baru : 2025
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Tebal : 91 halaman
Sampul : AC 230
Kertas : HVS 70
Teologi dan liturgi merupakan dasar identitas spiritual bergereja. Hal ini menyatakan bahwa seluruh gereja tidak akan bermisi tanpa teologi dan liturgi. Teologi dan liturgi tidak saja berhubungan dengan ajaran gereja, tetapi juga kehidupan Kristen secara holistik. Oleh karena itu, membangun kesadaran berteologi dan berliturgi secara kontekstual bagi para pelayan maupun warga jemaat untuk mencapai tingkat kedewasaan, kemandirian dan misioner di bidang teologi dan liturgi serta penerapannya dalam praksis bergereja, khususnya GKI di Tanah Papua, menjadi hal yang perlu menjadi perhatian. Praksis berkaitan dengan teologi liturgi adalah penjabaran dari nilai instrumental teologi liturgi dalam kehidupan yang lebih nyata secara kontekstual dalam pelaksanaan tripanggilan gereja.
Tulisan ini hendak memberi rangsangan studi, meneliti serta mengembangkan prinsip-prinsip dinamis dari teologi dan liturgi di masa kini, di tengah-tengah dinamika sosial dan pengaruhnya terhadap nilai-nilai iman dan kehidupan Kristen.
Teologi dan liturgi itu tidak statis, tetapi bersifat dinamis sejalan dengan perubahan sosial. Apabila gereja, para pelayan, warga jemaat tidak menyadari hal ini, maka gereja, para pelayan dan warga jemaat akan menempati posisi sebagai penonton yang pasif, tidak berbuah, tidak berfungsi sebagai garam dan terang. Teologi dan liturgi harus adaptif terhadap perubahan konteks. Teologi dan liturgi adalah roh yang menghidupkan spiritualitas gereja atau umat Allah. Tanpa gedung gereja, iman Kristen tetap akan hidup, tetapi tanpa teologi dan liturgi iman Kristen akan menjadi lemah dan pada waktunya akan mati. Kiranya buku ini menolong jemaat dan para pengerja gereja hingga dapat berteologi dan berliturgi secara praksis, sesuai dengan konteksnya masing-masing.
Share
